Pt Rifan Financindo Berjangka ~ Emas Anjlok Imbas Penguatan Dolar

PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka

Pt Rifan Financindo Berjangka – Dolar melanjutkan gain dua minggu mereka terhadap yen di tengah spekulasi Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga sementara Bank of Japan akan menambah program stimulus mereka pada pertemuan kebijakan masing-masing bak sentral tersebut pekan ini.

Yen menjadi mata uang terburuk di antara 16 mata uang rekan utama greenback Senin. 32 dari 41 responden yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan BOJ akan mengurangi pengetatan kebijakan moneter dalam pertemuan pada 28-29 Juli nanti. Hedge fund dan spekulan besar lainnya di pasar berjangka meningkatkan posisi net bahwa keuntungan dari dolar akan lebih kuat terhadap delapan mata uang utama dengan kenaikan terbesar dalam sebulan, menurut Komisi Perdagangan Komoditi Berjangka.

Dolar naik 0,3 persen ke level ? 106,43 pada pukul 09:18 pagi waktu Tokyo. Mata uang negeri Paman Sam ini naik 1,2 % minggu lalu, menambahkan 4,3 % lonjakan pada periode sebelumnya. Dolar AS menyentuh level enam minggu paling tinggi ke level 107,49 ? pada hari Kamis. Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada hari Senin setelah mencatatkan minggu terbaik dalam dua bulan dengan kenaikan 0,8 persen.

Sementara itu Emas jatuh, meneruskan pelemahan beruntun mingguan pertama sejak Mei, menyusul positifnya pasar ekuitas dan penguatan pada dolar mengurangi permintaan terhadap logam kuning ini menjelang pertemuan bank sentral di AS dan Jepang pekan ini.

Bullion untuk permintaan segera turun 0,4 persen ke level $ 1,317.26 per ounce dan diperdagangkan di level $ 1,318.60 pada pukul 8:48 pagi waktu Singapura, sesuai harga publik Bloomberg. Logam ini turun 1,1 persen pekan lalu setelah anjlok 2,1 persen pada minggu sebelumnya.

Reli emas tahun ini telah terpangkas sebagai dolar yang lebih kuat dan rebound dalam ekuitas mengurangi permintaan logam sebagai penyimpan nilai. S & P 500 ditutup pada rekor tertinggi terbaru Jumat lalu di tengah sinyal penguatan dalam ekonomi AS. Pembuat kebijakan Federal Reserve bertemu pada 26-27 Juli, dengan para pedagang melihat kemungkinan 10 persen untuk kemungkinan kenaikan suku bunga, sementara mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi Bank of Japan akan meningkatkan stimulus pada pertemuan yang berakhir pada tanggal 29 Juli lalu.

Sumber: Bloomberg

(Pt Rifan Financindo Berjangka)

Pt Rifan Financindo Berjangka