Emas Alami Gain Ditengah Data Ekonomi AS yang Mengecewakan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Emas mengalami kenaikan setelah seorang pejabat Federal Reserve mengatakan bahwa saat ini data ekonomi AS mengecewakan, ketika prospek bank sentral yang akan menaikkan suku bunga.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,193.78 per ons pada pukul 8:09 pagi di Singapura dari level sebelumnya $ 1,193.01 kemarin, ketika harga emas naik 0,3 % diiringi penurunan mata uang dolar, menurut harga dari Bloomberg.

Emas sedikit berubah pada tahun ini seiring para investor mengkaji data ekonomi AS dan komentar para pembuat kebijakan mengukur ketika The Fed akan menaikkan suku bunga. Ada nilai untuk ” menunggu ” sedangkan data tambahan memperjelas momentum perekonomian, Gubernur Federal Reserve Lael Brainard kemarin mengatakan, mengutip adanya permasalahan termasuk penguatan dolar, melemahnya data di Eropa dan China, dan penurunan harga minyak. Laporan terbaru menunjukkan produk domestik bruto (PDB) AS menyusut pada kuartal pertama, sementara belanja konsumen terhenti pada bulan April.

Komentar Brainard ini kontras dengan pidato Ketua The Fed Janet Yellen pada 22 Mei lalu, yang mengatakan ia berharap membaiknya pertumbuhan ekonomi setelah melemah pada kuartal pertama, sesuai dengan perkiraan kenaikan suku bunga pada tahun ini. Para pejabat mengatakan mereka perlu melihat perbaikan lebih lanjut dalam pasar tenaga kerja sebelum menaikkan suku bunga, dan menjadi cukup yakin bahwa inflasi akan bergerak menuju target The Fed sebesar 2 %.

Emas untuk pengiriman bulan Agustus turun 0,1 % ke level $ 1,193.50 per ons di Comex.

Perak untuk pengiriman segera berada di level $ 16,7895 per ons dari level sebelumnya $ 16,7995 pada Selasa, ketika harga ditutup menguat selama 3 hari. Sementara itu, Platinum sedikit berubah pada level $ 1,114.53 per ons, sedangkan paladium diperdagangkan pada level $ 768 per ons dari level sebelumnya $ 768,06 kemarin. (knc)

Sumber : Bloomberg