Dukungan Iran Bikin Harga Minyak Melonjak 8%

Dukungan Iran Bikin Harga Minyak Melonjak 8%RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak dunia naik mendekati angka delapan persen, setelah penurunan tak terduga dalam persediaan minyak mentah.

Dilansir dari laman CNBC, Kamis 18 Februari 2016, persediaan minyak mentah turun 3,3 juta barel dalam sepekan.
Minyak mentah Brent naik US$2,70?atau 8,39 persen?menjadi US$34,88 per barel. Kontrak Maret ditutup 5,58 persen lebih tinggi?atau US$1,62?menjadi US$30,66 per barel, dan terakhir diperdagangkan naik 7,95 persen.
Minyak berjangka ?telah memperlihatkan lonjakan dari level terendah setelah Iran menyuarakan dukungan kepada negara-negara yang dipimpin oleh Rusia dan Arab Saudi untuk membekukan produksi di pasar guna mengatasi kelebihan pasokan.
Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh bertemu rekan-rekan dari Venezuela, Irak dan Qatar di Teheran selama lebih dari dua jam pada Rabu.
Dalam pertemuan itu dia mengatakan usulan produksi harus menjadi langkah pertama menuju menstabilkan pasar.
Mengutip kantor Berita Iran, Shana, Zanganeh tidak mengatakan secara eksplisit bahwa Iran akan sejalan dengan usulan Rusia dan Arab Saudi membatasi produksi.
Tapi dukungan diam-diam dari Iran membantu mendorong harga minyak mentah global Brent naik lebih dari US$2 per barel.
Harga juga memperpanjang keuntungan perdagangan setelah data dari kelompok industri American Petroleum Institute menunjukkan penurunan persediaan sebesar 3,3 juta barel dibandingkan perkiraan analis sebesar 3,9 juta barel. Pemerintah AS akan merilis data persediaan resmi pada Kamis.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id