Dollar AS Melemah, Harga Emas Dunia Naik 11 Dollar AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Senin (1/2/2016) waktu setempat (Selasa pagi WIB). Kenaikan logam mulia ini didukung dollar AS yang melemah terhadap mata uang utama dunia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April ditutup naik 11,6 dollar AS, atau 1,04 persen, pada 1.128,00 dollar AS per ounce.

Indeks dollar AS 0,52 persen menjadi 99,13 pada pukul 17.45 GMT. emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah.

Logam mulia mendapat dukungan lebih lanjut karena laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan indeks manufaktur utama masih pada tingkat 48,2. Posisi ini ?bukan hanya angka di bawah 50 untuk bulan keempat berturut-turut, tetapi juga tingkat terburuk sejak 2009.

emas juga mendapat dukungan karena Dow Jones Industrial Average AS turun. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman.

emas terhambat dari kenaikan lebih lanjut ketika laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan pendapatan pribadi naik 0,3 persen pada Desember, dan tingkat tabungan pribadi naik menjadi 5,5 persen, yang para analis catat sebagai angka terkuat sejak Desember 2012.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Maret naik 10 sen, atau 0,70 persen, menjadi 14,343 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 4,2 dollar AS, atau 0,48 persen, menjadi 870,10 dollar AS per ounce.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com