Dolar Turun Karena Data Ekonomi AS Lemah

imagesRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB, 24/3/2015), karena data menunjukkan penjualan rumah di negara itu lebih rendah dari yang diperkirakan.

Penjualan “existing-home” (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales) naik 1,2 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,88 juta unit pada Februari, National Association of Realtors melaporkan pada Senin. Angka terbaru itu gagal menjawab konsensus pasar 4,94 juta unit.

“Penjualan ‘existing-home’ masih di bawah 5,0 juta unit untuk bulan kedua berturut-turut karena pasar perumahan gagal menemukan kekuatan yang berkelanjutan sejauh dalam pemulihan,” Sophia Kearney- Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial, mengatakan.

“Dengan pasokan perumahan ketat dan tingkat kepemilikan rumah masih dekat posisi terendah bersejarah di kuartal keempat 2014, sepertinya ini akan menjadi tahun pertumbuhan lambat lagi bagi pasar perumahan,” tambah analis.

Selain itu, greenback berada di bawah tekanan karena investor masih mencerna pernyataan “dovish” dari Federal Reserve setelah pertemuan kebijakan pekan lalu. The Fed mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi AS telah “agak moderat” sejak Januari dan mengatakan bahwa “peningkatan kisaran target untuk tingkat suku bunga federal funds tetap tidak mungkin pada pertemuan April.” Para analis mengatakan pengumuman The Fed mengisyaratkan bahwa ekspektasi secara luas kenaikan suku bunga pada Juni sebagian besar jatuh dari meja. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,90 persen menjadi 97,031 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,0944 dolar dari 1,0811 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4944 dolar dari 1,4941 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7881 dolar dari 0,7776 dolar.

Dolar AS dibeli 119,81 yen Jepang, lebih rendah dari 120,17 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun tipis menjadi 0,9667 franc Swiss dari 0,9765 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2505 dolar Kanada dari 1,2578 dolar Kanada. (Ant)