Dolar Terjebak Dalam Kelesuan Yen

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar terjebak dalam kelesuan mata uang yen, terperangkap antara dua indikator teknis utama yang menunjukkan hal tersebut akan tetap berada dalam kisaran hingga rilis data pekerjaan AS pekan ini, menurut IG Markets Securities Ltd.

Mata uang AS diuji pada 76,40% Fibonacci retracement pekan lalu dari pencapaian level tertinggi pada 5 Juni dan terendah yang ditetapkan pada 8 Juli, naik 0,01 yen di atasnya ke level 124,58 pada 30 Juli sebelum jatuh kembali. Hal ini juga mengalami rebound setiap kali setelah jatuh ke arah Ichimoku-cloud yang bertindak sebagai pijakan di tengah spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di tahun ini. Greenback berada di 124,08 pada pukul 09:27 pagi di Tokyo, Senin, sementara bagian teratas dari cloud adalah 123,47.

Setelah naik selama tiga hari berturut-turut sampai Juli 30, dolar mungkin rentan terhadap jual, Ishikawa mengatakan, sebelum rilis laporan AS pekan ini terhadap nonfarm payrolls, upah dan pengangguran. Greenback dapat menguji di atas Ichimoku-cloud di 123,36, katanya.

Mematahkan kisaran dari mata uang baru-baru ini akan memerlukan data kuat AS terhadap upah dan biaya tenaga kerja, kata Jun Kato, fund manager senior pada Shinkin Asset Management Co. di Tokyo. Dolar mungkin naik ke leve 125 yen secepatnya pada bulan ini, katanya.(frk)

Sumber: Bloomberg