Dolar Tahan Dua Hari Gain Jelang Rilis Data China, Kunci Bagi The Fed

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar menahan dua hari kenaikan terhadap rekan-rekan mata uang utama karena para pedagang menunggu berita terbaru tentang pertumbuhan ekonomi China, para pembuat kebijakan telah mengisyaratkan bahwa hal tersebut merupakan isu utama untuk penilaian The Fed pada apakah AS dapat mengatasinya dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik pada akhir pekan lalu di tengah tanda-tanda ekonomi AS yang kuat akan menjaga The Fed berada di jalur pengetatan untuk pertama kalinya sejak 2006. Euro menghentikan penurunan dua harinya terkait isyarat dari anggota Dewan Pemerintahan Bank Sentral Eropa Ewald Nowotny dalam wawancara dengan Puls Biznesu yakni bahwa pembuat kebijakan mungkin tidak akan memberikan keputusannya dalam waktu dekat apakah akan memperpanjang pelonggaran kuantitatif melampaui September 2016.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang menelusuri greenback versus 10 mata uang utama, sedikit berubah di 1,189.46 pada 09:04 pagi di Tokyo, Senin ini, menyusul kenaikan dua harinya sebesar 0,5 persen. Ini menurun menjadi 119,28 yen dari sebelumnya sebesar 119,44. Mata uang AS diperdagangkan di $ 1,1366 per euro dari $ 1,1348 pada Jumat kemarin, ketika naik sebesar 0,3 persen.(mrv)

Sumber: Bloomberg