Dolar Perpanjang Penurunan untuk Hari Kelima Terkait Rebound Minyak

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar kembali memperpanjang penurunan untuk lima hari terhadap sejumlah mata uang utama seiring minyak catat kenaikan mingguan terbesar dalam empat bulan terakhir. Saham Jepang berfluktuasi, sementara sebagian besar pasar di Asia ditutup untuk liburan Natal.

Indeks Topix Jepang sedikit berubah pasca jatuh sebanyak 0,5 persen, dipimpin penurunan saham eksportir terkemuka, sementara saham perusahaan perikanan naik. Indeks MXAP Asia Pacific Index sedikit berubah. Indeks Standard & Poor 500 naik 2,8 persen dalam pekan perdagangan yang pendek hingga Kamis, menutup kerugian menjadi 12 poin dari dua hari gejolak pasca kenaikan pertama suku bunga oleh Federal Reserve dalam hampir satu dekade terakhir pada 16 Desember lalu. Minyak WTI (West Texas Intermediate) berjangka naik 9,7 persen pekan ini, kenaikan terbesar sejak Agustus lalu pasca persediaan minyak mentah AS menurun dan pengoperasian rig di AS turun. Saham China mengalamin penguatan.

Pasar di seluruh Asia kecuali di Jepang, China, Taiwan, Thailand dan Vietnam ditutup untuk liburan.

Dolar terkoreksi 0,2 persen ke level 120,21 yen pukul 10:58 di Tokyo, Jumat. Dolar sedikit berubah pada level $1,0954 per euro, pasca anjlok sebesar 0,5 persen di New York. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah pada level 1,226.85 pasca turun untuk hari kelima pada Kamis kemarin, penurunan terpanjang sejak April lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg