Dolar Naik Ke Level 4-Tahun Tertinggi; Logam Melemah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar naik ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir dan logam mulia melemah pasca meningkatnya penjualan rumah baru AS yang menandakan kekuatan ekonomi terbesar dunia itu. Saham China di Hong Kong turun terkait industri logam dan mata uang yuan pasca negara itu mengatakan menemukan penipuan perdagangan sebesar $ 10 miliar.

Indek Bloomberg Dollar Spot naik sebesar 0,3 persen pukul 07:18 pagi di London terkait dolar Selandia Baru tutun ke level terendah dalam satu tahun terakhir pasca bank sentral mengatakan sekali lagi bahwa kenaikan itu tidak berdasar. Sementara itu perak, platina dan paladium turun sebesar 1 persen. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 0,6 persen sementara tembaga turun sebesar 0,2 persen. Indeks berjangka Standard & Poor 500 turun sebesar 0,1 persen dan kontrak pada Indeks Euro Stoxx 50 stagnan.

Beberapa bank telah memainkan peran dalam perdagangan palsu di pelabuhan Qingdao, Wu Ruilin, menurut wakil kepala Administrasi Negara Valuta Asing China, mereka berjanji untuk menghukum berat pelaku. AS melaporkan pesanan barang tahan lama dan nomor klaim pengangguran awal hari ini setelah penjualan rumah baru naik pada bulan Agustus ke level tertinggi dalam lebih dari enam tahun terakhir. Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens mengisyaratkan pihaknya akan mempertimbangkan langkah-langkah untuk membatasi peminjaman properti kepada investor.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik untuk hari kelima secara berturut-turut pasca ditutup kemarin pada level tertinggi dalam lebih dari empat tahun terakhir. Langkah ini menuju kenaikan kuartalan terbesar sejak periode yang berakhir pada 30 September 2011 lalu. (vck)

Sumber: Bloomberg