Dolar Menguat Terkait Angka Perekrutan AS, Beige Book The Fed

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar kembali menguat terhadap mata uang utama pasca rebound dari pelemahan sebelumnya pekan ini seiring solidnya data pekerjaan dan laporan Federal Reserve yang mendorong optimisme ekonomi AS akan perlambatan pertumbuhan ekonomi di China.

Greenback mengalami rebound pada perdagangan kemarin dari kerugian selama dua hari terhadap euro dan yen pasca laporan swasta menunjukkan perekrutan pekerja di AS meningkat pada bulan Agustus jelang Departemen Tenaga Kerja merilis angka tenaga kerja pada hari Jumat. Beige Book the Fed menunjukkan ekonomi tumbuh di sebagian besar wilayah AS. Mata uang Australia perpanjang rebound dari level terendahnya dalam enam tahun terakhir sebelum rilis data perdagangan dan ritel penjualan pada hari Kamis pagi waktu setempat.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, berada di level 1,210.27 pukul 08:50 di Tokyo dari level 1,209.05 di New York, di mana indeks meningkat sebesar 0,3 persen, menghentikan penurunan dalam dua hari terakhir. Dolar sedikit berubah pada level $1,1221 per euro, dan naik 0,3 persen ke level 120,65 yen.

Mata uang Australia menguat sebesar 0,1 persen ke level 70,44 sen AS dari Rabu, ketika turun di bawah 70 sen untuk pertama kalinya sejak April 2009 lalu.

Perusahaan swasta menambahkan 190.000 pekerja pada bulan Agustus, naik dari 177.000 pekerja pada bulan Juli lalu, menurut data yang dirilis ADP Research Institute di Roseland, New Jersey kemarin. Pengusaha menambahkan 217.000 pekerja, lebih dari 200.000 untuk bulan keempat, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg sebelum pemerintah merilis data pekan ini.

Ekonomi AS berkembang di sebagian besar negara bagian dan kinerja seoktor industri pada bulan Juli dan Agustus, laporan Beige Book Fed menunjukkan Rabu, karena ketatnya pasar tenaga kerja lebih mendorong upah untuk beberapa pekerja. (izr)

Sumber: Bloomberg