Dolar Menguat Setelah Lockhart Indikasikan Kenaikan di Bulan September

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pedagang melihat meskipun peluang terhadap kenaikan suku bunga AS hampir di bulan September, yang mendorong indeks dolar ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Greenback menguat terhadap mata uang utama pada Selasa kemarin karena ketua Federal Reserve Bank of Atlanta, Dennis Lockhart mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal bahwa bank sentral berada dekat dengan kenaikan suku bunga bulan depan untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Laporan hari Jumat mendatang diperkirakan menunjukkan pengusaha di AS menambahkan lebih dari 200.000 pekerjaan lagi pada bulan Juli.

Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah di level 1,215.62 pada pukul 08:51 pagi di Tokyo setelah menyentuh 1,215.90, level tertinggi sejak 18 Maret. Mata uang AS tersebut dibeli 124,29 yen dari 124,38 yen di New York, dan tergelincir 0,1% terhadap euro ke level $ 1,0889 per euro.

Pedagang menetapkan angka dalam probabilitas 48% bahwa The Fed akan menaikkan biaya pinjaman pada bulan September, didasarkan pada asumsi bahwa suku bunga The Fed yang efektif rata-rata 0,375% setelah kenaikan pertama.

Lockhart, anggota yang memberikan suara dari Komite Pasar Terbuka Federal, mengatakan kepada Wall Street Journal dalam sebuah wawancara yang diterbitkan hari Selasa bahwa hal tersebut akan memerlukan penurunan yang signifikan pada data ekonomi untuk meyakinkan dia untuk menunda kenaikann suku bunga bulan depan.

Payrolls AS kemungkinan naik 225.000 pada bulan Juli, menurut perkiraan rata-rata analis yang disurvei oleh Bloomberg. Yang dibandingkan dengan 223.000 pada bulan sebelumnya.(frk)

Sumber: Bloomberg