Dolar Menguat Seiring Kenaikan Suku Bunga AS Kembali Menjadi Fokus

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar naik seiring berakhirnya prospek gejolak Yunani mendorong investor untuk mengalihkan fokusnya pada pidato ketua the Fed Janet Yellen pekan ini seiring ia bersiap untuk menaikkan suku bunga tahun ini.

Greenback menguat terhadap semua 10 dari mata uang utama, sementara indeks dolar tetap kokoh pada level tertingginya pasca ditutup pada level tertingginya lebih dari sebulan terakhir pada hari Senin kemarin pasca Yunani mencapai kesepakatan dengan kreditur. Mata uang AS bersiap untuk mencatat penguatan untuk hari keempat terhadap yen karena Bank of Japan memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa ini yang kemungkinan akan menekankan perbedaan antara dua ekonomi.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik 0,1 persen ke level 1,197.74 pukul 09:13 pagi di Tokyo dari level 1,196.51 di New York, penutupan tertinggi sejak 1 Juni lalu. Greenback menguat 0,1 persen ke level 123,59 yen. Euro turun 0,2 persen ke level $ 1,0984 pasca jatuh 1,4 persen pada Senin kemarin.

Dolar telah melonjak sebesar 21 persen dalam satu tahun terakhir, mencatat kinerja terbaik di antara mata uang 10-negara berkembang dilacak oleh Bloomberg Correlation-Weighed Currency Indices. Euro anjlok sebesar 4,6 persen. (izr)

Sumber: Bloomberg