Dolar Menguat Pasca Penurunan Beruntunnya Ditengah Melemahnya Saham China & Nikel

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Dolar naik terhadap sebagian besar rekanan utama, menghentikan penurunan beruntun selama empat hari. Saham Asia di luar Jepang tergelincir dengan Indeks berjangka AS, dan nikel turun.

Yen tergelincir 0,4% versus greenback dengan 11:04 pagi dan dolar Selandia Baru merosot 0,8%. Indeks MSCI Asia Pacific sedikit berubah dengan kenaikan di Jepang yang mengimbangi penurunan di Hong Kong dan China. BHP Billiton Ltd, yang merupakan perusahaan tambang terbesar dunia tersebut, turun tajam dalam enam tahun terakhir. Indeks Standard & Poor 500 berjangka turun 0,2%. Obligasi Asia naik, mengikuti kenaikan di AS dan Eropa. Nikel turun sebanyak 1%.

Indeks Bloomberg yang menelusuri dolar terhadap 10 rekan utama pada Jumat ditutup dengan penurunan mingguan beruntun terpanjang mingguan sejak Oktober 2013 karena serangkaian data ekonomi yang bercampur memaksa investor untuk mendorong kembali perkiraan kapan waktu suku bunga AS akan mulai naik. Sementara China melaporkan bahwa harga rumah baru di kota turun lebih sedikit pada bulan lalu. Pembicaraan mengenai paket bantuan untuk Yunani terus berlanjut di Eropa.(yds)

Sumber: Bloomberg