Dolar Berusaha Naik Terhadap Yen Terkait Spekulasi Pelonggaran Kebijakan BOJ

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar berada lebih rendah terhadap yen di perdagangan Asia pada hari Rabu, setelah angka ekonomi Jepang secara tak terduga tumbuh sehingga mengurangi optimisme harapan investor untuk pelonggaran lebih lanjut dari Bank of Japan.

Greenback jatuh ke level serendah ? 108,73 sebelum memantul kembali ke level ? 109,26, dibandingkan dengan level ? 109,16 akhir Selasa di New York.

Pada awal sesi, mata uang AS itu melayang lebih rendah seiring data yang positif produk domestik bruto Jepang untuk kuartal Januari-Maret mengurangi harapan bahwa pemerintah akan menerapkan stimulus fiskal dan moneter lebih lanjut.

Namun dolar memangkas kerugian awal dan kemudian berbalik ke atas, dengan rebound saham Tokyo di pagi hari mendorong investor untuk menjual keselamatan dari mata uang Jepang.

Investor mengharapkan data yang lemah akan mendorong pemerintah untuk meluncurkan kebijakan fiskal dan stimulus moneter lebihi lanjut serta akan menunda lagi kenaikan pajak penjualan yang direncanakan untuk 2017.

Keputusan BOJ pada akhir April untuk meninggalkan kebijakan tidak berubah membuat investor kecewa, memicu penjualan dolar dan mendorong dolar ke level terendah 18-bulan terbabru mereka di level ? 105,55 pada 3 Mei lalu.

Di antara pasangan mata uang lainnya, euro berada di level $ 1,1286, dibandingkan dengan level $ 1,1314. Mata uang umum itu berada di level 123,12 ? dari ? 123,48.

WSJ Dollar Index yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,25% menjadi 87,05. (sdm)

Sumber: MarketWatch