Dolar Berhenti Sejenak Jelang Rilis Data Pekerja AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar mengalami penurunan terhadap mata uang negara berkembang di tengah kekhawatiran melemahnya penggajian AS menyusul laporan yang menunjukkan manufaktur mengalami stagnasi yang dapat menekan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada tahun ini.

Kemarin, Greenback melemah setelah menguat pada bulan lalu dan dikuartal ketiga seiring para investor bersiap untuk melaporkan data pekerjaan bulan September pada Jumat ini. Lesunya permintaan dari China berarti pesanan pabrik lebih sedikit di AS pada bulan September, mengirim Indeks Institute for Supply Management (ISM) pabrik turun ke level terendahnya sejak Mei 2013. Ekuitas global telah menurun sekitar 4 % sejak Ketua The Fed Janet Yellen menahan kenaikan suku bunga pada 17 September lalu, mengutip ketidakpastian internasional dan inflasi.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, berada di level 1,211.88 pada pukul 09:48 pagi waktu Tokyo dari level sebelumnya 1,212.41 di New York, menuju penurunan mingguan sebesar 0,2 %. Indeks naik 0,6 % pada bulan September dan 2,8 % selama kuartal ketiga. (knc)

Sumber : Bloomberg