Dolar Berada Di atas Level 114 Terhadap Yen

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar tetap stabil terhadap yen di perdagangan Asia pada hari Selasa, dengan penguatan di bursa Asia meyakinkan sentimen pasar untuk melakukan penjualan aset haven.

Dolar AS berada di level ? 114,54 setelah mencapai level tertinggi ? 114,87 di awal sesi Asia. Dolar lebih tinggi dari level ? 114,58 di perdagangan akhir hari Senin di New York.

Dengan investor masih merasakan kekhawatiran dari kemarin seiring reli di saham Tokyo, harga komoditas yang lebih tinggi dan menguatnya saham Asia membantu meredakan kekhawatiran, mendorong para investor untuk menjual aset haven dari mata uang Jepang.

Di Tokyo, Indeks Nikkei Stock Average naik 0,2 % ke level 16,054.43 di sesi tengah hari setelah kemarin melonjak 7,2 %. Indeks Shanghai Composite saat ini berada pada 3,2 % lebih tinggi di level 2.833,30.

Tetapi, Sakai mengatakan terutama setelah penurunan tajam pada mata uang dolar di bawah level ? 111 di tengah meningkatnya volatilitas baru-baru ini, mata uang AS masih rentan terhadap penjualan pada pemulihan jika mendekati level ? 115, menambahkan bahwa kemungkinan dolar akan diperdagangkan di kisaran level ? 111 hingga ? 116 untuk beberapa waktu.

Yen telah menguat terhadap dolar, untuk sementara waktu melemah hingga 9 % terhadap mata uang Jepang dalam kurun waktu dua minggu bahkan dengan keputusan Bank of Jepang (BOJ) pada akhir Januari untuk menetapkan tingkat suku bunga negatif yang pertama kalinya.

Pada hari Selasa, dolar mendatar terhadap euro, yang berada pada level $ 1,1157 dibandingkan dengan level sebelumnya $ 1,1152 di akhir perdagangan hari Senin, setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan bank sentral tidak akan ragu untuk meningkatkan stimulus pada bulan Maret. Terhadap yen, mata uang umum tersebut berada di level 127,95 ? dari level sebelumnya ? 127,89.

Indeks WSJ Dollar alat pengukur dolar terhadap mata uang utama lainnya, tidak berubah pada level 89,40. (knc)

Sumber : Market Watch