Dolar Australia Menguat Pasca RBA Menahan Suku Bunga di 1,75%

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Mata uang Australia naik dan obligasi bangsa tetap belum menguat setelah bank sentral mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah pada 1,75 % hari Selasa.

Mata uang Australia menguat 0,4 % ke level 73,93 sen terhadap mata uang AS pada pukul 14:31 sore waktu Sydney. Imbal hasil obligasi tempo waktu 10-tahun naik dua basis poin menjadi 2,17 %.

Aussie telah rally dalam satu minggu terakhir karena laporan menunjukkan ekonomi tumbuh lebih dari perkiraan analis, defisit perdagangan menjadi sempit, dan pedagang menurunkan spekulasi untuk menaikan suku bunga AS tahun ini setelah laporan payrolls mengecewakan perekonomian terbesar dunia tersebut.

Bank sentral pada bulan lalu mengakhiri kebijakan dalam satu tahun dan merendahkan acuannya untuk semua waktu terendah sebesar 1,75 % dalam upaya untuk menghidupkan kembali roda perekonomian. Sejak itu data ekonomi telah melebihi prediksi analis. Ekonomi tumbuh di laju tercepat dalam empat tahun kuartal terakhir dan tingkat pengangguran tenaga kerja berada di level paling rendah sejak September 2013.

Ada 53 peluang untuk Reserve Bank of Australia akan memotong suku bunga acuan pada akhir tahun ini, dibandingkan dengan kesempatan sebesar 71 % pada akhir pekan lalu, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg berdasarkan pertukaran.

Sumber : Bloomberg