Demi Reputasi dan Harga Diri

89822a72-b8a7-41e7-8744-e1ee2bf6624c_169RIFAN FINANCINDO – Manchester City sudah kalah dari Liverpool dalam perburuan Liga Inggris musim ini. Namun hal itu tak berarti duel Man City lawan Liverpool di Stadion Etihad sudah benar-benar kehilangan gengsi.

Man City bakal menjamu Liverpool yang bakal datang dengan status sebagai juara Liga Inggris musim ini. Man City melapangkan jalan Liverpool untuk jadi juara Liga Inggris setelah mereka kalah dari Chelsea pekan lalu.

Kini, Manchester City punya peluang untuk tidak benar-benar kalah telak dari Liverpool di musim ini. Setelah kalah 1-3 dari Liverpool di Anfield, duel lawan ‘The Reds’ di Stadion Etihad adalah kesempatan terbaik untuk melakukan balas dendam.

Man City tidak lagi dalam tekanan untuk menyimpan tenaga karena situasi saat ini berbeda dibandingkan pekan lalu ketika mereka menyimpan tenaga untuk menghadapi Newcastle di Piala FA.

Dalam laga ini, Manchester City bakal berusaha menunjukkan bahwa kualitas mereka musim ini tidaklah terpaut jauh dari Liverpool seperti perbedaan angka yang ada di klasemen, yaitu 23 poin.

Manchester City butuh kemenangan untuk menegaskan bahwa kegagalan mereka mengejar ‘The Reds’ musim ini juga lantaran mereka banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama ketika banyak kehilangan poin dalam laga lawan tim kecil.

Kemenangan atas The Reds di Stadion Etihad ini juga bisa jadi hadiah hiburan untuk David Silva dan kawan-kawan di musim ini. Hadiah berupa pernyataan bahwa mereka adalah salah satu dari sedikit tim yang bisa menjinakkan Liverpool musim ini.

Kemenangan atas Liverpool juga bisa bernilai banyak dari segi mental untuk Manchester City. Mereka masih dalam perburuan trofi di Piala FA dan Liga Champions.

Manchester City masih bisa menjadikan musim ini sebagai musim yang berhasil meski mereka gagal jadi juara Liga Inggris. Tentunya hal itu bisa terpenuhi bila Man City bisa membawa pulang trofi tambahan, khususnya trofi Liga Champions.

Gairah Liverpool Tak Langsung Padam

Liverpool juga tak lantas memadamkan gairah dalam diri mereka ketika telah menggenggam gelar Liga Inggris di tangan. Liverpool bakal menggunakan sisa musim sebagai masa persiapan untuk menghadapi kompetisi musim depan.

Karena itu sangat dimungkinkan bahwa Jurgen Klopp bakal melakukan rotasi dan mengistirahatkan pemain-pemain utama bahkan memberikan libur sehingga mereka sudah dalam kondisi bugar, baik dari segi fisik maupun fokus ketika kompetisi kembali dimulai.

Namun laga lawan Manchester City tidak akan jadi salah satu laga tempat Klopp melakukan rotasi besar-besaran.

Liverpool baru saja jadi juara Liga Inggris dan tak akan mungkin menampilkan performa yang main-main menghadapi Manchester City yang merupakan rival terkuat mereka musim ini.

Dari segi permainan, duel Manchester City lawan Liverpool bakal jadi duel adu teknik dua tim papan atas. Manchester City bakal berusaha menguasai ball possession sehingga mempersempit area permainan Liverpool.Masih ada sejumlah rekor yang bisa dicetak oleh ‘The Reds’ musim ini juga membuat Jordan Henderson dan kawan-kawan punya motivasi tambahan untuk mengakhiri musim dengan sekuat tenaga.

The Reds juga tak akan diam saja menunggu Manchester City memutar-mutar bola di daerah pertahanan mereka. Liverpool bakal menunjukkan gaya pressing yang agresif sehingga Manchester City tidak akan dengan mudah leluasa memperagakan penguasaan bola.

Penguasaan lini tengah dan pergerakan cepat pemain-pemain depan yang bakal memberikan perbedaan di antara kedua tim di akhir pertandingan nanti.

 

Sumber : cnnindonesia