Defisit Perdagangan Jepang Menyusut, Impor Mengalami Kenaikan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA-Defisit perdagangan Jepang menyusut pada bulan April setelah pengeluaran konsumen melambat setelah kenaikan pajak penjualan pertama dalam 17 tahun terakhir menyeret impor Jepang.

 

Inbound shipment?naik 3,4 persen dari tahun sebelumnya, setidaknya dalam 16 bulan terakahir, Departemen Keuangan mengatakan hari ini di Tokyo. Ekspor Jepang meningkat 5,1 persen, menyisakan defisit sebesar ? 808.9 miliar (US$ 8 miliar). Kekurangan itu lebih luas daripada perkiraan gap sebesar 646.3 miliar dalam survei?Bloomberg News?dari 29 ekonom.

 

Jepang memperpanjang rekor defisit menjadi 22 bulan, bahkan dengan penurunan yen lebih dari 17 persen terhadap dolar Amerika sejak Perdana Menteri Shinzo Abe mengambil alih kekuasaan. Berlanjutnya pelemahan ekspor Jepang dapat merusak kembali ekspansi ekonomi yang diproyeksikan untuk kuartal ketiga.(frk)

 

Sumber : Bloomberg