Data Inflasi AS Dorong Spekulasi Fed Rate, Emas Tertahan di Dekat 5 Tahun Terendah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas diperdagangkan mendekati level terendah dalam lebih dari lima tahun seiring laporan menunjukkan kenaikan di harga konsumen AS, menguatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga segera bulan depan.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1.070 per ounce pada pukul 8:09 pagi waktu Singapura dari level $ 1,070.30 sehari sebelumnya, saat harga merosot 1,2 persen, menurut harga publik Bloomberg. Logam jatuh ke level $ 1,065.60 pada hari Selasa, atau yang terendah sejak Februari 2010.

Emas telah turun 9,7 persen tahun ini seiring spekulasi menguatnya pertumbuhan ekonomi AS akan menyebabkan para pembuat kebijakan untuk menaikkan biaya pinjaman, membatasi daya tarik emas karena ketidakmampuannya membayar bunga. Pejabat Fed akan merilis laporan dari pertemuan 27-28 Oktober mereka pada hari Rabu di mana mereka mengisyaratkan bahwa mereka akan terbuka untuk pergerakan pada bulan Desember apabila kondisi pasar tenaga kerja terus membaik dan mereka yakin inflasi akan menuju kembali ke target 2 persen mereka di jangka menengah.

Indeks harga konsumen inti naik 0,2 persen untuk bulan kedua seiring terus naiknya sewa dan biaya perawatan kesehatan rebound, laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan hari Selasa. Hal itu merupakan kenaikan berurutan terkuat sejak laporan pada Mei dan April dan juga menunjukkan inflasi berjalan perlahan mendekati ke target Fed. (sdm)

Sumber: Bloomberg