Category Archives: Rifan Financindo

Nasdaq Tembus Rekor Tertinggi

PT RIFAN FINANCINDO – Indeks Nasdaq berakhir menembus rekor tertinggi pada penutupan perdagangan kemarin didorong oleh keuntungan terkait imbal hasil di Comcast, PayPal dan Intuit. Sementara, Indeks S & P 500 dan Dow Jones sedikit berubah. Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/4/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 6,24 poin atau 0,03% ke level 20.981,33, Indeks S & P 500 naik 1,32 poin atau 0,06% ke level 2.388,77 dan Nasdaq Composite bertambah 23,71 poin atau 0,39% ke level 6.048,94. Nasdaq

Utang Luar Negeri Tumbuh Melambat

RIFANFINANCINDO – Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2017 yaitu sebesar US$ 321,7 miliar atau tumbuh 2,7 persen (year on year). Angka itu melambat dibandingkan pertumbuhan Januari 2017 sebesar 3,6 persen (year on year). “Berdasarkan kelompok peminjam, perlambatan tersebut dipengaruhi oleh ULN sektor publik yang tumbuh melambat, seiring dengan ULN sektor swasta yang tetap menurun,” ujar Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI, Andiwiana, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa, 18 April 2017. ULN sektor publik pada

Sepi Sentimen, IHSG Diprediksi Loyo

RIFAN FINANCINDO – ┬áIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Senin (17/3). Hal itu disebabkan minimnya sentimen yang dapat menggerakan pasar. Kepala Riset Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menjelaskan, belum ada sentimen baru baik dari domestik dan global. Dari domestik sendiri, sentimen masih datang dari data ekonomi yang keluar pada awal bulan ini berupa deflasi pada Maret lalu sebesar 0,02 persen. “Jadi dari sentimen lokal maupun global relatif tidak ada, lebih kepada sentimen yang

Pasokan Naik, Harga Minyak turun

RIFANFINANCINDO – Harga minyak dunia turun untuk sesi kedua pada hari ini, bergerak menjauh dari level tertinggi dalam satu bulan yang menyentuh di sesi terakhir karena meningkatnya persediaan minyak Amerika Serikat (AS) yang memicu kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak global. Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/4/2017), harga minyak brent turun 24 sen atau 0,4% menjadi USD55,62 per barel di perdagangan awal Asia. Kemarin harga minyak brent naik ke level tertinggi dalam satu bulan di level USD56,65 per barel. Sementara, harga

« Older Entries