Bursa Wall Street Ditutup Naik

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis?,22 September 2016, dengan indeks Nasdaq mencetak rekor tertinggi harian.

Dilansir CNBC, Jumat, 23 September 2016, bursa AS mengalami penguatan selama dua hari berturut-turut karena investor menyambut positif keputusan kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed) untuk mempertahankan suku bunganya.

Indeks Dow Jones naik 156,18 poin hingga akhirnya ditutup lebih tinggi 100 poin atau 0,54 persen. Saham Boeing berkontribusi besar pada kenaikan indeks.

Sedangkan indeks S&P naik 0,6 persen dengan saham real estate, yang mendapat keuntungan dari suku bunga rendah, melonjak hampir dua persen. Indeks Nasdaq menyentuh rekor baru harian di 5.342,88 dan ditutup di 5.339,52 naik 0,84 persen.

The Fed mempertahankan suku bunganya sesuai harapan para investor. Namun, pasar masih mengharapkan potensi kenaikan suku bunga di akhir tahun ini.

( http://bisnis.news.viva.co.id/ )

Dolar AS Melemah Setelah Keputusan Federal Reserve

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah.

“Komite menilai bahwa alasan untuk meningkatkan suku bunga federal fund telah menguat, tetapi memutuskan, untuk saat ini, menunggu bukti lebih lanjut kemajuan berikutnya menuju targetnya,” The Fed mengatakan dalam pernyataan yang dirilis setelah pertemuan dua hari.

Bank sentral AS mengatakan pihaknya membuat keputusan tersebut karena data ekonomi lemah dan inflasi rendah baru-baru ini.

The Fed juga mengatakan bahwa risiko-risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi AS “tampak kurang lebih seimbang”, tanda bahwa bank sentral bisa menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir pada 17 September, angka pendahuluan untuk klaim awal disesuaikan secara musiman mencapai 252.000, turun 8.000 dari tingkat direvisi pekan sebelumnya sebesar 260.000, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, Kamis.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,25 persen menjadi 95,420 pada perdagangan terakhir.

Pada perdagangan akhir di New York, euro naik menjadi USD1,1206 dari USD1,1173 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3072 dari USD1,2998. Dolar Australia naik menjadi USD0,7629 dari USD0,7600.

Dolar dibeli 100,90 yen Jepang, lebih tinggi dari 100,59 yen di sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9692 franc Swiss dari 0,9759 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3067 dolar Kanada dari 1,3159 dolar Kanada.

( http://economy.okezone.com/ )