Bursa Seoul 22 September Berakhir Naik

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (22/09), indeks Kospi berakhir naik 13,71 poin, atau 0,67 persen, ke 2,049.70. Penguatan indeks Kospi terdorong kenaikan Bursa Wall Street setelah The Fed mempertahankan suku bunga AS tidak berubah.

Bursa Saham AS ditutup naik tajam pada akhir perdagangan Kamis dinihari setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mengisyaratkan kemungkinan satu kenaikan suku bunga tahun ini. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 163,74 poin, atau 0,90 persen, menjadi ditutup pada 18,293.7. Indeks S & P 500 naik 23,36 poin, atau 1,09 persen. Indeks Nasdaq menguat 53,83 poin, atau 1,03 persen, menjadi ditutup pada 5,295.18.

Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Kamis dinihari tadi (22/09) tetapi memberikan sinyal kuat untuk pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun ini karena pasar tenaga kerja membaik lebih lanjut.

Ketua Fed Janet Yellen, berbicara setelah pernyataan kebijakan terbaru bank sentral, mengatakan pertumbuhan AS sedang terlihat kuat dan tingkat kenaikan akan diperlukan untuk menjaga perekonomian kuat dan memicu inflasi tinggi.

Yellen mengatakan ia berharap satu tingkat meningkat tahun ini jika pasar kerja terus meningkat dan risiko baru yang besar tidak timbul.

Mata uang lokal diperdagangkan pada 1,103.30 won terhadap dolar AS, naik 16,80 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Pada perdagangan hari ini, investor asing tetap membeli bersih saham lokal dengan pembelian senilai lebih dari 147 miliar won (US $ 133 juta) sedangkan lembaga menjual bersih 160 miliar won pada profit taking.

Pada akhir perdagangan saham berkapitalisasi besar mixed di seluruh papan. Saham Samsung Electronics naik 1,63 persen. Saham Naver, operator portal Internet atas, naik 2,11 persen. Saham perusahaan utilitas milik pemerintah Korea Electric Power Corp turun 0,67 persen. Saham Kia Motors Corp kehilangan 0,23 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 2,50 poin atau 0,97% pada 259.10, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 256.60.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak positif setelah keputusan The Fed mempertahankan suku bunga AS. Namun juga akan mencermati pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support?256.46-253.53 dan kisaran Resistance 262.48-265.32.

sumber : http://vibiznews.com

 

PT RIFAN FINANCINDO