Bursa Seoul 16 Agustus Ditutup Turun

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (16/08), indeks Kospi berakhir turun 2,71 poin, atau 0,13 persen, pada 2,047.76.? Pelemahan indeks Kospi terpicu berkurangnya pembelian asing dan pasar saham Tiongkok berkinerja buruk.

Sore hari ini terpantau Yen menguat. Yen Jepang diperdagangkan setinggi 100,14 terhadap dolar, dibandingkan dengan tingkat di atas 101.00 pada hari Senin. Pada 02:14 HK / SIN, pasangan dolar / yen diperdagangkan pada 100,23.

Yen bisa melihat kekuatan lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang di tengah tanda-tanda pasar mungkin akan kehilangan kepercayaan kemampuan Bank of Japan untuk menggunakan kebijakan moneter untuk menguatkan perekonomian Jepang yang melemah.

Pada akhir perdagangan, saham-saham Jepang merosot, dengan saham Toyota turun 1,26 persen, saham Nissan turun 1,73 persen dan saham Nikon turun 2,83 persen. Saham Fujitsu melawan tren, ditutup naik 2,88 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -20,00 poin atau -0,12% pada 16,580, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,600.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan bergerak lemah dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,050-15,548, dan kisaran Resistance 17,056-17,558.

Bursa Tokyo 16 Agustus Berakhir Lemah Terganjal Penguatan Yen

 

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Selasa (16/08), indeks Nikkei ditutup turun 273,05 poin, atau 1,62 persen, ke 16,596.51. Pelemahan bursa Tokyo tertekan penguatan Yen.

Sore hari ini terpantau Yen menguat. Yen Jepang diperdagangkan setinggi 100,14 terhadap dolar, dibandingkan dengan tingkat di atas 101.00 pada hari Senin. Pada 02:14 HK / SIN, pasangan dolar / yen diperdagangkan pada 100,23.

Yen bisa melihat kekuatan lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang di tengah tanda-tanda pasar mungkin akan kehilangan kepercayaan kemampuan Bank of Japan untuk menggunakan kebijakan moneter untuk menguatkan perekonomian Jepang yang melemah.

Pada akhir perdagangan, saham-saham Jepang merosot, dengan saham Toyota turun 1,26 persen, saham Nissan turun 1,73 persen dan saham Nikon turun 2,83 persen. Saham Fujitsu melawan tren, ditutup naik 2,88 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -20,00 poin atau -0,12% pada 16,580, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,600.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan bergerak lemah dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,050-15,548, dan kisaran Resistance 17,056-17,558.

Sumber : http://vibiznews.com/

RIFANFINANCINDO