Bursa Saham Jepang Ikuti Penurunan AS Terkait Gejolak Minyak

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Jepang turun, menyusul kejatuhan ekuitas AS, setelah harga minyak mentah Brent turun di bawah $ 50 per barel di tengah gejolak komoditas.

Indeks Topix turun 0,4 persen menjadi 1,652.91 pada 09:03 pagi di Tokyo, dengan tiga saham jatuh untuk setiap dua saham yang naik. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,5 persen menjadi 20,449.93. Indeks Bloomberg dari produsen energi terbesar di dunia dan penambang terun ke posisi terendahnya dalam enam tahun terakhir.

China memberlakukan batas ekuitas short selling pada senin malam secara serentak dengan tujuan mengurangi volatilitas saham. Mereka yang meminjam saham harus menunggu satu hari untuk membayar kembali pinjamannya.

Lebih dari 90 perusahaan di Topix akan melaporkan hasil kuartalannya hari ini. Dari perusahaan yang telah melaporkan hasil musim ini dan yang untuk perkiraan labanya sudah tersedia, 61 persennya diharapkan memperoleh keuntungan, peningkatan dari 48 persen yang mengalahkan perkiraan pada kuartal sebelumnya, menurut data yang dilansir oleh Bloomberg.

Indeks berjangka E-mini pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,2 persen setelah indeks tersebut kehilangan 0,3 persen pada Senin kemarin di New York seiring indeks manufaktur ISM AS turun dari tertingginya lima bulan terakhir.(mrv)

Sumber: Bloomberg