Bursa Saham Ditutup China Menguat Pasca Data Inflasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Saham China ditutup naik, mengirim indeks China daratan berada pada level kenaaikan dalam sepekan, di tengah spekulasi inflasi terkendali akan memberikan ruang pada para otoritas untuk melonggarkan kebijakan moneter. Saham finansial memimpin kenaikan.

Saham Industri & Commercial Bank of China Ltd, perusahaan pemberi pinjaman terbesar di Negara tersebut, naik setidaknya 1,4 % di Shanghai dan Hong Kong. Haitong Securities Co, perusahaan pialang tertajamr yang terdaftar, naik 3%??kenaikan kedua tertajam di Hong Kong. China Vanke Co naik 1,8% setelah surat kabar yang berbasis di Beijing melaporkan Shenzhen adalah kota terbaru untuk melonggarkan pembatasan properti. Henderson Land Development Co naik 3,8%.

Indeks Shanghai Composite naik 1,4% ke level 2,224.65 pada sesi penutupan, sedangkan Indeks Hang Seng China Enterprises Hong Kong, atau H-share melonjak 1,7% pada 15:13 sore. Saham China daratan memperpanjang kenaikan untuk pekan kelima di tengah langkah-langkah stimulus. Harga konsumen naik 2,3% pada Juli, di bawah target China sebesar 3,5% pada 2014.

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 1,1% ke level 24,589.91. Indeks CSI 300 naik 1,5%. Indeks Bloomberg China-US Equity, Indeks perusahaan AS yang terdaftar paling banyak diperdagangkan China, naik 1,5% pada 8 Agustus.?(yds)

Sumber: Bloomberg