Bursa Saham China Melemah Terkait Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham China turun, memperpanjang penurunan indeks acuan bulanan terbesar dalam enam tahun terakhir, setelah penurunan dalam indeks manufaktur resmi memicu kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi semakin mendalam.

Indeks Shanghai Composite turun 2,2% ke level 3,581.17 pada pukul 09:42 pagi, penurunan terbesar sejak 8 Juli, setelah perusahaan teknologi dan energi mengalami kemerosotan. Indeks tersebut di perdagangan di dekat pergerakan rata-rata 200-hari dari 3,560.25, level yang diawasi ketat oleh para analis yang menggunakan pola harga untuk mengembangkan strategi perdagangan. Indeks rebound dari pergerakan rata-rata selama perdagangan intraday pada 8 Juli dan 9 Juli dan pada tanggal 28 Juli.

Indeks Shanghai Composite membukukan penurunan tajam bulanan sejak Agustus 2009 di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang goyah. Indeks Pembelian Manajer resmi berada di angka 50 di bulan Juli, kata biro statistik selama akhir pekan. Angka tersebut dibandingkan dengan perkiraan rata-rata dari 50,1 dalam survei Bloomberg.

Margin traders mengurangi kepemilikan saham yang dibeli dengan uang pinjaman untuk hari keenam pada hari Jumat, dengan saldo marjin utang di Bursa Efek Shanghai jatuh ke level terendah dalam empat bulan terakhir dari 860 miliar yuan ($ 138.5 miliar).(frk)

Sumber: Bloomberg