Bursa Saham Asia Ditutup Naik

PT RIFAN FINANCINDO – Saham Asia naik menuju level penutupan tertinggi sejak November terkait harapan untuk stimulus mengangkat ekuitas Jepang dan laba perusahaan yang lebih baik dari yang diperkirakan di AS meredakan kekhawatiran pertumbuhan global. Sementara bursa di Hong Kong memasuki pasar bullish.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5 % ke level 134,50 pada pukul 16:05 sore waktu Hong Kong. Indeks Topix Jepang menguat 0,6 %, melanjutkan reli setelah hentikan kenaikan selama enam hari pada Rabu. Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan stimulus senilai ? 20 triliun ($ 187 miliar), hampir dua kali lipat dari rencana sebelumnya, untuk melawan kemungkinan efek keputusan U.K. yang meninggalkan Uni Eropa, Kyodo News melaporkan, mengutip orang yang mengetahui masalah ini. Saham Malaysia adalah kinerja terburuk di kawasan seperti dugaan kecurangan pada dana investasi negara kembali menjadi sorotan.

Indeks Asia Pacific diperdagangkan mendekati level tertinggi di tahun 2016 setelah hampir $ 5 triliun ditambahkan ke nilai saham global sejak pasca Brexit pada 27 Juni lalu berada di level terendah, seiring spekulasi dari investor bank sentral dan pemerintah yang akan berbuat lebih banyak untuk menumbuhkan pertumbuhan ekonomi. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup keuntungan berturut-turut dalam kesembilan hari dan Indeks S & P 500 ditutup pada rekornya, dengan saham teknologi mengalami lonjakan. (knc)

Sumber : Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.