Bursa Jepang Menguat Untuk Hari Ke-2; Yen Lanjutkan Penurunan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Jepang naik untuk hari kedua karena pelemahan mata uang yen meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir dan tumbuhnya optimisme bahwa perekonomian AS bisa mengatasi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi.

Indeks Topix naik 0,9 % ke 1.355,41 pada pukul 09:01 pagi di Tokyo dengan sekitar tujuh saham menguat untuk setiap satu saham yang turun. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 1 % menjadi 16,926.32. Yen diperdagangkan di 110,11 per dolar setelah melemah selama dua hari. Minyak mendekati $ 50 per barel, dan diperdagangkan di level tertinggi dalam lebih dari tujuh bulan. Rapat Pemimpin KTT G7 di Ise-Shima, Jepang dimulai pada hari Kamis.

Pedagang memprediksi 34 % kesempatan dari kenaikan suku bunga The Fed di bulan Juni, naik dari 4 % pada awal pekan lalu. spekulasi untuk pergerakan di bulan Juli telah naik menjadi 54 % dari 19 %.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan menjadi tuan rumah pertemuan Presiden AS Barack Obama dan Pemimpin negara G7 lainnya mulai hari Kamis di sebuah resor terpencil di Kashiko Island, 190 mil barat daya Tokyo.

Kontrak pada Indeks S&P 500 turun di bawah 0,1 persen. Indeks? ekuitas AS mendasari naik 0,7 persen pada hari Rabu, naik ke harga tertinggi dalam hampir sebulan terakhir