Bursa Jepang Menguat Terkait Outlook Stimulus Pasca Dilanda Gempa

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Jepang menguat, rebound dari penurunan terbesar dalam dua minggu, karena investor berspekulasi bahwa Bank of Japan mungkin akan meningkatkan stimulus di tengah kebangkitan dari gempa bumi yang mematikan.

Indeks Topix naik 3,1 persen menjadi 1,360.42 pada istirahat perdagangan pagi di Tokyo, pulih setelah penurunan 3 persen pada hari Senin. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 3,5 persen menjadi 16,841.85, karena volatilitas pada indeks menurun setelah melonjak 16 persen kemarin. Indeks Dow Jones Industrial Average di New York ditutup pada level tertinggi sejak 20 Juli karena minyak memangkas kerugian pada hari Senin yang memicu penurunan 1,5 persen dalam indeks MSCI Asia Pacific pada hari Senin.

Investor terus menimbang dampak ekonomi dari gempa hari Kamis dan gempa susulan berikutnya di barat daya Jepang yang menewaskan 44 orang dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang terluka. Gempa juga memaksa penutupan pabrik di perusahaan seperti Sony Corp. dan Toyota Motor Corp., dengan satu laporan memperkirakan laba operasional produsen mobil tersebut mungkin turun sebanyak 30 miliar yen ($ 274 juta). Sektor pariwisata di kawasan itu juga menderita setelah agen tur Korea dan China serta operator maskapai penerbangan membatalkan tur dan penerbangan.(frk)

Sumber: Bloomberg