PT Rifan Financindo ~ Bursa Jepang Jatuh terkait Yen

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Saham Tokyo anjlok, dengan saham perbankan merosot sebelum keputusan Bank of Japan pada stimulus moneter besok seiring menguatnya yen setelah Federal Reserve mengambil kebijakan untuk tidak mengubah suku bunga.

Indeks Topix jatuh 1,1 persen ke level 1.307 pada penutupan perdagangan di Tokyo, dengan semua kecuali dua dari 33 kelompok industri yang ada memerah. Nikkei 225 Stock Average juga jatuh 1,1 % ke level 16,476.84. Yen menguat 0,6 persen ke level 104,82 dolar setelah Fed menetapkan pendekatan bertahap untuk pengetatan kebijakan moneter memberikan keraguan pada kesediaan para pejabat ‘untuk memperbesar biaya pinjaman sebelum akhir tahun.

Pasar Jepang cenderung berfluktuasi dalam beberapa waktu terakhir disebabkan adanya laporan tentang program pelonggaran moneter bank sentral. Pejabat BOJ sedang melihat beberapa proposal untuk stimulus berikutnya, surat kabar Nikkei mengatakan Rabu. Sementara obligasi perpektual, atau helicopter money, sebuah ide yang datang dari seorang penasehat Perdana Menteri Shinzo Abe, ditolak oleh gubernur bank sentral Haruhiko Kuroda dalam sebuah wawancara BBC yang diadakan pekan lalu. BOJ memulai pertemuan hari ini, dengan keputusan akan dirilis pada hari Jumat.

Dolar AS melemah vs yen seiring investor tunggu keputusan BOJ

Yen menguat terhadap dolar dan euro pada perdagangan Asia hari Kamis menyusul para investor cemas menanti keputusan kebijakan Bank of Japan besok.

Dalam sesi sebelumnya, dolar AS berada di level ? 104,63 sebelum sedikit menguat ke level 104,77 ?, meskipun itu masih jauh di bawah level 105,41 ? yang disentuh pada akhir Rabu di New York. Euro berada di level ? 115,88 dari level 116,56 ? pada akhir Rabu.

Tumbuh harapan bahwa BOJ akan memberikan pernyataan tentang pelonggaran moneter di saat para pembuat kebijakan menkonklusikan pertemuan dua hari mereka besok, untuk membantu tahap- tahap stimulus pemerintah.

Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan kemarin bahwa selanjutnya ia akan mengumumkan paket stimulus ekonomi minggu depan dengan nilai total lebih dari ? 28 triliun ($ 268 miliar), jauh lebih besar dari yang diprediksi, dalam upaya untuk melempar Jepang keluar dari deflasi.

namun setelah dolar menguat sampai ke level ? 106,54 pada hari Rabu pada harapan untuk pengumuman kebijakan, investor pada hari ini sebagian besar beradaptasi posisi mereka untuk menjadi lebih netral menjelang keputusan BOJ sehingga menempatkan tekanan pada dolar terhadap yen.

Sumber: Bloomberg

( PT RIFAN FINANCINDO )

PT RIFAN FINANCINDO