Bursa Jepang Ditutup Menguat Dalam Tujuh Minggu

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Jepang menguat dalam tujuh minggu terakhir, rebound dari kekalahan pada hari Senin, karena investor berspekulasi bahwa bank sentral kemungkinan akan meningkatkan stimulus setelah dilanda gempa dan setelah minyak naik untuk pertama kalinya dalam lima hari.

Indeks Topix naik 3,3 persen menjadi 1,363.03 pada penutupan perdagangan di Tokyo, terbesar sejak 2 Maret untuk menghapus kerugian hari Senin sebesar 3 persen. Indeks Nikkei 225 Stock Average melonjak 3,7 persen menjadi 16,874.44 setelah indeks volatilitas menurun setelah lonjakan 16 persen kemarin. Indeks Dow Jones Industrial Average di New York ditutup pada level tertinggi sejak 20 Juli karena minyak memangkas kerugian yang pada hari Senin yang memicu penurunan 1,5 persen dalam indeks MSCI Asia Pacific pada hari Senin.

Investor terus menimbang dampak ekonomi dari gempa di Kumamoto pada hari Kamis dan gempa susulan berikutnya di barat daya Jepang yang menewaskan 44 orang dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang terluka. Gempa memaksa penutupan pabrik di perusahaan seperti Sony Corp. dan Toyota Motor Corp., dengan satu laporan memperkirakan laba operasional produsen mobil tersebut mungkin menurun sebanyak 30 miliar yen ($ 274 juta). Sektor pariwisata di kawasan itu juga menderita setelah agen tur Korea dan China serta operator maskapai penerbangan membatalkan tur dan penerbangan.(frk)

Sumber: Bloomberg