Bursa Jepang Berfluktuasi, IHSG Cetak Rekor

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – Bursa saham Jepang bergerak tidak stabil, dengan pembuat instrumen presisi terkemuka memimpin penguatan sementara saham asuransi anjlok, karena investor menimbang keuntungan menjelang laporan pekerjaan AS hari ini.

Indeks Topix naik 0,1 persen menjadi 1.284 pada sesi jeda perdagangan di Tokyo setelah naik sebanyak 0,5 persen dan turun 0,2 persen. Indeks tersebut berada di jalur untuk penurunan 2,9 % pekan ini, penurunan beruntun untuk mingguan kedua. Indeks Nikkei 225 Stock Average menguat 0,3 % pada hari Jumat. Gubernur Bank of England Mark Carney mengumumkan paket stimulus, termasuk pemotongan tingkat suku bunga pertama bank sentral dalam tujuh tahun dan berjanji untuk membeli lebih banyak obligasi. AS melaporkan nonfarm payrolls untuk bulan Juli nanti pada hari Jumat.

Bank of Japan mengatakan pada pekan lalu bahwa hampir akan banyak pembelian ETF tahunan sebesar 6 triliun yen ($ 59 miliar) dalam upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian. Pada hari Kamis, bank sentral Jepang (BoJ) membeli ETF sebesar 70.7 miliiar yen, sekitar dua kali lipat dari apa yang mereka beli pada hari Rabu. ( Bloomberg )

IHSG 5.416, Kembali Cetak Rekor di 2016

 

Pasar saham Indonesia sesi I ini menunjukan performa yang baik hingga menembus level psikologis baru di tahun 2016. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 42,93 poin atau 0,8 persen ke 5.416,79.

Jeda siang, IHSG ditutup dengan transaksi sebesar Rp4,01 triliun dari 3,18 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 7,67 poin atau 0,84 persen ke 932,45, Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,12 poin atau 0,7 persen ke 749,66, indeks IDX30 naik 4,12 poin atau 0,8 persen ke 502,85, dan indeks MNC36 naik 3,2 poin atau 1,2 persen ke 306,99.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, di mana sektor aneka industri pimpin penguat naik 1,8 persen. Namun, sektor perkebunan dan konsumer masing-masing turun 0,2 persen.

Adapun di bursa Asia, Nikkei 225 naik 27 poin atau 0,2 persen ke 16.282, Hang Seng naik 321 atau 1,5 persen ke 22.154, dan Strait Times Index turun 1 poin ke 2.831.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham PT (SQBI) naik Rp11.500 atau 3,1 persen ke Rp379.500, saham PT (EMTK) naik Rp750 atau 8,2 persen ke Rp9.950, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp550 atau 5,2 persen ke Rp11.100.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp325 atau 3 persen ke Rp10.350, saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) turun Rp325 atau 5 persen ke Rp6.175, dan saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp 200 atau 1,1 persen ke Rp17.400. ( http://economy.okezone.com )

RIFANFINANCINDO