Bursa Jepang Berayun Karena Investor Kaji Pernyataan The Fed Serta Tunggu BOJ

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian karena investor mengkaji sinyal bahwa?Federal Reserve?mungkin akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember. Sementara itu saham Nintendo Co. dan DeNA Co. merosot.

Saham Nintendo dan DeNA masing-masing jatuh lebih dari 8% setelah Nintendo menunda peluncuran game smartphone dimana kedua perusahaan sedang melakukan pengembangan sampai Maret 2016. Perusahaan broker jatuh setelah Nomura Holdings Inc. dan Daiwa Securities Group Inc. membukukan laba yang mengecewakan, menghantarkan saham keduanya turun setidaknya 4,2%. Komatsu Ltd. naik 1,2% setelah perusahaan tersebut mempertahankan perkiraan meskipun laba semester pertama meleset dari perkiraan analis. Minebea Co. naik 2,3% setelah surat kabar Nikkei mengatakan laba semester pertama perusahaan tersebut akan naik 13%.

Indeks Topix turun 0,2% ke level 1,544.04 pada istirahat perdagangan di Tokyo, membalikkan keuntungan sebanyak 0,8%. Indeks Nikkei 225 Stock Average berayun dengan kerugian 0,1% dan berada di level 18,885.84. Yen diperdagangkan di 120,72 per dolar setelah melemah 0,5% pada hari Rabu, karena para pembuat kebijakan The Fed mempertahankan suku bunga untuk tidak berubah, sementara memberikan diri mereka pilihan untuk meningkatkan biaya pinjaman pada pertemuan berikutnya dengan mengatakan pertumbuhan di AS tetap “moderat.”?Bank of Japan?akan bertemu pada hari Jumat untuk meninjau kebijakan.(frk)

Sumber: Bloomberg