Bursa Eropa Catat Rekor Tertinggi

A general view shows while zooming the German stock exchange in Frankfurt, Germany, on February 9, 2016. / AFP / DANIEL ROLANDRIFAN FINANCINDO – Bursa Eropa menguat ke rekor tertinggi Kamis (15/4/2021) karena investor mencerna kinerja pendapatan perusahaan. Pan-European Stoxx 600 ditutup naik 0,5% setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di awal sesi. Saham pertambangan menjadi sektor yang menonjol, naik 1,5%. Sebagian besar sektor dan bursa utama berada di wilayah positif.

Di Wall Street, saham AS naik meyentuh rekor baru pada Kamis setelah perusahaan utama melaporkan pendapatan yang kuat dan data ekonomi baru menunjukkan rebound dalam belanja konsumen dan lapangan pekerjaan. Bank of America dan Citi sama-sama mencatatkan rekor pendapatan yang kuat.

Dalam berita virus corona, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) Rabu (14/4/2021) menunda vaksinasi Covid-19 Johnson dan Johnson menyusul pembekuan darah langka yang berpotensi mengancam nyawa pada enam wanita.

Pemerintah di seluruh dunia sedang mencoba mempercepat vaksinasi karena penyebaran Covid-19 tumbuh secara eksponensial, demikian dikatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Senin (11/4/2021).

Investor di Eropa mengamati data inflasi Maret dari negara-negara besar di benua itu. Indeks harga konsumen Jerman 0,5% secara bulan dan 1,7% year on year (yoy). Sementara Badan statistik resmi Prancis melaporkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) bulanan yang diharmonisasi sebesar 0,7% di bulan Maret.

Aktivitas perusahaan juga menjadi fokus di Eropa pada Kamis, dengan L’Oreal akan melaporkan pendapatan kuartal pertama dan Unicredit Italia mengadakan RUPS. Perusahaan minyak Shell juga menerbitkan pembaruan lingkungan, sosial, dan tata kelola tahunannya.

Adapun Deliveroo mengatakan pesanannya meningkat lebih dari dua kali lipat pada kuartal pertama dari periode yang sama tahun lalu. Namun sahamnya merosot 3,8% setelah perusahaan memperingatkan “perlambatan” pertumbuhan pesanan karena pembatasan.

ABB naik 3,1% setelah laba kuartal pertama pabrikan teknologi Swedia-Swiss mengalahkan ekspektasi, sementara produsen bir Belgia AB InBev naik 3,8% setelah Barclays menaikkan target harga.

Di posisi teratas Stoxx 600, GSK naik 4,6%. Di bagian bawah indeks blue chip Eropa, perusahaan e-commerce Inggris The Hut Group merosot 5,8% setelah membukukan kerugian operasional tahunan. Saham perusahaan real estate dengan aset di Berlin naik pada Kamis setelah Mahkamah Konstitusi Jerman membatalkan undang-undang yang menetapkan batas sewa apartemen di ibu kota. Deutsche Wohnen naik 2,5% setelah putusan tersebut.

 

Sumber : beritasatu