Bursa China Menuju Kenaikan Mingguan Terbesar

RIFANBERJANGKA – Bursa saham China meningkat, menuju kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan, setelah data manufaktur resmi sesuai dugaan dan menguatnya indeks kegiatan layanan.

BACA JUGA 😕Harga Minyak Kembali Naik Gara-gara China

Indeks Shanghai Composite naik 0,4 persen, membuat kenaikan sejak Jumat lalu di level 3,1 persen. Indeks pembelian manajer non-manufaktur bulan Juni naik menjadi 53,7 dari 53,1 pada bulan sebelumnya, sedangkan PMI manufaktur berada di 50, batas antara peningkatan dan penurunan. China Coal Energy Co. naik-turun pada indeks produsen energi yang lebih tinggi karena minyak mentah memperpanjang keuntungan setelah reli kuartalan terbesar sejak tahun 2009. Bursa saham Hong Kong tutup karena liburan.

Berkat keuntungan ekuitas minggu ini, pada bulan Juni indeks Shanghai menguat untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, menawarkan beberapa kelonggaran untuk pasar yang terperingkat di antara pasar saham dunia yang mempunyai performa terburuk selama dua belas bulan terakhir.

BACA JUGA : Yen Mengalami Penurunan Mingguan Terbesar

Indeks Shanghai Composite diperdagangkan di posisi 2,942.01 pada pukul 10:09 pagi waktu setempat. Indeks CSI 300 naik 0,4 persen.

PMI manufaktur China turun ke 48,6 pada bulan Juni dari 49,2 pada Mei, hasil jajak pendapat yang diadakan oleh Caixin Media dan Markit Economics menunjukkan pada hari Jumat. Analisa terbaru adalah yang paling rendah sejak bulan Februari.

Sumber: Bloomberg

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.