Bursa China Menguat, IHSG Melemah

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Bursa saham China sedikit naik pada hari Rabu, karena saham-saham properti mengalami reli untuk hari kedua dan di tengah tumbuhnya harapan reformasi perusahaan milik negara (BUMN).

Tapi volume perdagangan di Shanghai, yang mengecil ke level terendah dalam dua bulan pada hari Selasa, tetap tipis di tengah tanda-tanda bahwa investor memalingkan fokus mereka ke emas dan obligasi.

Indeks CSI300 blue-chip China naik 0,2 persen menjadi 3,195.81 poin pada jeda siang, sedangkan Indeks Shanghai Composite naik 0,3 persen menjadi 2,979.44.

Di Hong Kong, indeks utama melemah lebih dari 1 persen, mengekor kerugian di pasar ekuitas global.

Keprihatinan atas ekonomi China terus menghantui para pemilik modal. Sebuah survei swasta menunjukkan pada hari Rabu bahwa pertumbuhan di sektor jasa melemah pada bulan Juli, dengan ekspansi yang menurun dalam aktivitas, membuat perusahaan untuk melepaskan pegawai untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir.

Meskipun regulator berharap untuk membimbing modal ke ekonomi riil dengan aturan yang ketat, analis mengatakan likuiditas sebenarnya mengalir yang dianggap aset safe haven seperti obligasi dan emas.(Reuters)

IHSG 5.366, Melemah Tertekan Saham LPPF dan MLBI

Pasar saham Indonesia mengalami pelemahan di sesi I perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 6,89 poin atau 0,1 persen ke 5.366,43.

IHSG membuka perdagangan hari ini telah terjadi transaksi sebesar Rp3,17 triliun dari 3,37 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 3,04 poin atau 0,3 persen ke 923,87, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,22 poin menjadi 745,06, indeks IDX30 turun 1,86 poin menjadi 498,68, dan indeks MNC36 melemah 0,62 poin atau 0,2 persen menjadi 303,10.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, dengan sektor infrastruktur dan perdagangan pimpin pelemahan masing-masing turun 0,5 persen. Sedangkan sektor industri dasar dan pertambangan masing-masing naik hingga 1 persen.

Sementara itu, melihat bursa Asia, Nikkei turun 257 poin atau 1,6 persen ke 16.134, Strait Time indeks turun 23 poin atau 0,81 persen ke 2.834, Hang Seng turun 375 poin atau 1,7 persen menjadi 21.754.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham (POOL) naik Rp850 atau 24,9 persen ke Rp4.260, saham PT (SMDR) naik Rp825 atau 17,2 persen ke Rp5.625, dan saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp500 atau 1,2 persen ke Rp41.500.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp525 atau 2,5 persen ke Rp20.775, saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp325 atau 2,8 persen ke Rp11.275, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp175 atau 1,6 persen ke Rp10.475. (http://economy.okezone.com)