Bursa China Ditutup Naik Dampak Brexit

RIFANBERJANGKARIFANBERJANGKA – Bursa saham China mengikuti pasar global yang lebih tinggi untuk penutupan tertinggi dalam tiga minggu pada hari Rabu, karena pemerintah berusaha untuk menenangkan kecemasan atas pergeseran potensial dalam kebijakan mata uang Beijing menyusul Brexit vote pada minggu lalu.

Indeks CSI300 dari perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen naik 0,5 persen, ke level 3,151.39, sementara indeks Shanghai Composite naik 0,7 persen, ke level 2,931.59 poin.

Dalam upaya yang jelas untuk meredakan kekhawatiran depresiasi yuan yang cepat, kata dua pejabat efek utama China di artikel halaman depan koran pada hari Rabu bahwa belum ada panic selling dari yuan, dan ekspektasi pasar untuk nilai mata uang itu tetap stabil.

Hal ini diikuti pernyataan serupa oleh bank sentral China pada hari Selasa karena tumbuhnya kekhawatiran bahwa Beijing mungkin mempertimbangkan mendevaluasi mata uang lagi setelah Brexit.(frk)

Sumber: Reuters

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.