Bursa China Ditutup Melemah

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Bursa saham China turun pada hari Jumat setelah data inflasi bulan Agustus memberikan sedikit jika ada insentif bagi pihak berwenang untuk memudahkan kebijakan moneter, dan hal tersebut membuat banyak investor berada di sideline.

Indeks CSI300 dari perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen turun 0,6 persen menjadi 3,318.04 poin.

Indeks Shanghai Composite juga turun 0,6 persen ke 3,078.85 poin.

Untuk minggu ini, indeks CSI300 naik 0,1 persen sementara SSEC naik tipis 0,4 persen.

Inflasi harga konsumen China melambat ke kecepatan yang terlemah dalam hampir setahun pada bulan Agustus, terseret oleh berkurangnya harga makanan, walaupun mendorong moderasi dalam deflasi harga produsen ditambahkan ke semakin banyaknya bukti bahwa ekonomi stabil.

 

Nikkei Bergerak Datar Dengan Investor Terus Menunggu Petunjuk The Fed dan BOJ

 

Nikkei Jepang bergerak datar dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Jumat karena investor terus mencari petunjuk saat suku bunga AS akan meningkat dan apakah Bank of Japan akan menambahkan stimulus moneter yang agresif.

Nikkei berakhir hampir datar di level 16,965.76, dan telah turun 0,2 persen untuk minggu ini.

Saham-saham Jepang telah diperdagangkan dalam kisaran ketat dalam beberapa pekan terakhir karena investor mencoba untuk menilai prospek suku bunga AS dan kebijakan moneter Bank of Japan. Federal Reserve dan BoJ keduanya akan mengadakan pertemuan kebijakan pada 20-21 September mendatang.

Meskipun ada katalis segar pada hari Jumat, investor gugup atas ketegangan yang meningkat di semenanjung Korea setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir untuk kelima kalinya.

Investor juga menunggu isyarat dari pertemuan antara Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda dan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk bertukar pandangan mengenai kajian komprehensif bank sentral terkait kebijakan moneter.

Indeks Topix turun 0,2 persen menjadi 1,343.86 dan Indeks JPX-Nikkei 400 turun 0,1 persen menjadi 12,055.60.(Reuters)

Berlanjutnya Arus Keluar Modal Menekan Bursa Eropa Untuk Hari Kedua

Bursa saham Eropa membukukan kerugian back-to-back pertama mereka sejak pertengahan Agustus lalu, menuju penurunan mingguan pertama dalam tiga.

Indeks Stoxx Europe 600 tergelincir 0,3 persen pada pukul 08:17 pagi di London, membuat penurunan mingguan menjadi 0,7 persen. Sebagian besar kelompok industri mengalami penurunan, dan laporan Bank of America Corp. menunjukkan fund manager menarik uang dari dana ekuitas di kawasan itu selama 31 minggu beruntun.

Setelah naik ke harga tertingginya sejak bulan April, saham-saham Eropa telah sekali lagi kehilangan momentum, dengan data sektor jasa AS yang menunjukkan ekspansi terlemah dalam enam tahun terakhir dan Ketua Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengecilkan perlunya stimulus ekonomi tambahan. Stoxx 600 telah kehilangan 4,8 persen selama tahun ini. ( Bloomberg )

PT RIFAN FINANCINDO