Bursa China Ditutup Flat

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – Bursa saham China berakhir mendatar pada hari Kamis, bahkan setelah sebagian besar pasar Asia lainnya mengalami reli, dengan investor menunggu tanda-tanda bahwa Beijing terjebak di antara kebijakan alternatif yang tidak menarik karena pertempuran untuk merangsang ekonomi yang lesu.

Indeks CSI300 blue-chip naik 0,2 persen, ke 3,201.29, sementara indeks Shanghai Composite naik 0,1 persen menjadi 2,982.43 poin.

Bank sentral China pada hari Rabu mengatakan bahwa pemerintah akan menggunakan beberapa alat kebijakan moneter dan menjaga likuiditas yang cukup dan pertumbuhan kredit yang wajar pada semester kedua tahun ini.

Pada hari yang sama, Komisi Nasional Pembangunan dan Reformasi (NDRC), perencana negara China, mengatakan Pemerintah akan menemukan waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga dan rasio (RRR).

Tetapi referensi untuk tingkat suku bunga dan pemotongan RRR kemudian dihapus oleh NDRC, langkah ditafsirkan oleh beberapa orang yang menunjukkan perpecahan kebijakan antara berbagai pihak berwenang.(Reuters)

IHSG Masih Aman di Jalur Hijau

 

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi kedua di siang ini terpantau masih bergerak menguat, sejalan dengan adanya sentimen positif yang memengaruhi laju IHSG. Sampai siang ini, IHSG masih bergerak stabil menguat di level 5.300.

IHSG Kamis, 4 Agustus, perdagangan siang ditutup menguat sebanyak 22,91 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 5.374. Sedangkan saham unggulan LQ45 menguat sebanyak 3,24 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 923 dan JII turut menguat sebanyak 1,87 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 743.
Siang ini, seluruh sektor masih kompak berbaris di zona penguatan dan masih belum ada satu sektor yang bergerak melemah. Sektor perkebunan menguat sebanyak 31,95 poin, sektor pertambangan menguat sebanyak 10,32 poin, dan sektor keuangan menguat sebanyak 6,52 poin.
Adapun volume perdagangan siang ini tercatat sebanyak 3,2 miliar lembar saham senilai Rp3,05 triliun. Sebanyak 197 saham mengalami penguatan, sebanyak 98 saham mengalami pelemahan, sebanyak 93 mengalami stagnan, dan sebanyak 182 saham tidak mengalami perdagangan.

Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko? memperkirakan gerak IHSG akan kembali mengalami reli, setelah kemarin lebih banyak bertengger di zona merah dan ditutup menurun hingga sebanyak 0,4 persen. Tentu hal semacam ini perlu menjadi perhatian agar investor berhati-hati.

“Kami melihat koreksi dan konsolidasi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli harian dan aksi jual kaum beruang sudah selesai,” ungkap Yuganur.

Pada akhirnya, lanjut Yuganur, indeks di hari ini akan melakukan reli naik dalam upayanya menembus target resisten psikologis berikutnya di level 5.400. Dirinya merekomendasikan akumulasi saham big cap dan lapis kedua untuk menikmati alur kenaikan indeks. (http://ekonomi.metrotvnews.com/)

RIFAN FINANCINDO