Bursa Asia Melemah Karena Yen Membebani Eksportir Jepang

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pembukaan bursa Asia turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari, menguatnya yen membebani eksportir di Jepang dan meningkatnya spekulasi bahwa AS kemungkinan besar menaikkan suku bunga.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen menjadi 125,91 pada pukul 09:04 pagi di Tokyo. Indeks Topix Jepang turun 0,5 persen setelah mata uangnya menguat 0,8 persen terhadap dolar pada hari Senin. Indeks S&P 500 tergelincir 0,2 persen karena meningkatnya jumlah pejabat Federal Reserve yang muncul untuk menyokong kasus biaya pinjaman yang lebih tinggi pada tahun ini. Pedagang telah meningkatkan probabilitas lebih tinggi untuk bulan depan di 32 persen, naik dari 4 persen pada pekan lalu.

Ketua Federal Reserve Bank of St. Louis James Bullard mengatakan ia tidak mengharapkan pemilihan Inggris tentang keanggotaannya di Uni Eropa akan mempengaruhi keputusan Bank Sentral AS. Sentimen bergema oleh Ketua The Fed Philadelphia Patrick Harker. Ketua The Fed Janet Yellen dijadwalkan memberikan pernyataan pada hari Jumat dan Federal Open Market Committee (FOMC) AS akan melakukan pertemuan pada tanggal 14-15 Juni.(frk)