PT Rifan Financindo ~ Bursa Asia Dibuka Bervariasi

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO – Bursa saham Asia dibuka bervariasi pada perdagangan Kamis, 28 Juli 2016, setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) mempertahankan suku bunganya.

Dilansir CNBC, pada perdagangan awal hari ini indeks Jepang, Nikkei, anjlok satu persen atau 166 poin. Sedangkan indeks Australia ASX 200 naik 0,25 persen atau 13,71 poin. Indeks Korea Selatan, Kospi, naik 2,16 poin atau 0,11 persen.
Bank Sentral Jepang (BOJ) akan memulai pertemuan kebijakan moneter selama dua hari dimulai hari ini. Sebelumnya harian berita Nikkei melaporkan bahwa BOJ tengah mempersiapkan proposal stimulus berganda menjelang pertemuan hari ini.
Nikkei melaporkan opsi utama kebijakan moneter yang akan diambil adalah memangkas suku bunga di atas level suku bunga saat ini 0,1 persen. Sementara media Jiji melaporkan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mempersiapkan paket stimulus bernilai 28 triliun yen atau US$265,3 miliar.
Di bursa Korea Selatan, saham Samsung Electronics anjlok 0,46 persen pada perdagangan awal hari ini. Samsung melaporkan kenaikan pendapatan kuartal ini.
Sementara saham Nintendo, yang baru saja meluncurkan Pokemon Go, anjlok 1,08 persen. Perusahaan melaporkan kerugian operasional pada kuartal pertama senilai US$47,33 juta setelah bursa ditutup.
Tak Ada Perubahan Bunga, Wall Street Ditutup Bervariasi

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu 27 Juli 2016, setelah Bank Sentral AS (Fed) mengeluarkan kebijakan moneternya, dan emiten besar memberikan laporan pendapatannya. Fed memutuskan mempertahankan suku bunganya tidak berubah.

Dilansir CNBC, Kamis 28 Juli 2016, indeks Dow Jones ditutup sedikit lebih rendah hanya turun 1,58 poin atau 0,01 persen. Indeks S&P 500 juga tidak memiliki kinerja yang baik hari itu dengan melemah 2,6 poin atau 0,12 persen.
Sementara indeks Nasdaq naik 29,76 poin atau 0,58 persen. Saham Apple berhasil menopang indeks Nasdaq dengan naik 6,5 persen, setelah produsen iPhone itu melaporkan pendapatan lebih baik dari ekspektasi. Apple melaporkan pengiriman iPhone dan iPad di atas estimasi dan pendapatan yang kuat pada kuartal ini.
Fed mempertahankan suku bunganya, seperti yang diharapkan pasar. Pembuat kebijakan mencatat pasar tenaga kerja telah menguat dan risiko jangka menengah terhadap outlook ekonomi sudah memudah.
“Brexit tidak akan menjadi isu besar seperti yang mereka pikirkan,” kata manajer investasi dari Sit Investment Associates, Bryce Doty.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id

PT RIFAN FINANCINDO