Bursa Asia bergerak landai

ilustrasi saham asiaRIFAN FINANCINDO – Bursa saham Asia cenderung bergerak landai di pertengahan pekan ini. Rabu (18/9) pukul 8.20 WIB, indeks Nikkei 225 turun tipis 0,02% ke 21.997. Indeks Hang Seng masih menguat 0,18% ke 26.838.

Taiex menguat 0,04% ke 10.879. Kospi naik tipis 0,04% ke 2.063. Straits Times naik 0,15% ke 3.187. Sedangkan FTSE Malaysia melemah 0,53% ke 1.595.

Pada hari ini, lonjakan harga minyak mulai mereda setelah Arab Saudi mengatakan bahwa produksi akan normal kembali pada akhir September. “Saya memperkirakan lonjakan harga hanya akan berlangsung jangka pendek karena ekonomi global tidak dalam kondisi fit,” kata Akira Takei, bond fund manager Asset Management One kepada Reuters.

Tapi, tensi geopolitik masih cenderung panas di tengah tudingan bahwa Iran berada di balik serangan fasilitas minyak Saudi Aramco pada akhir pekan lalu.

Sementara harga emas terkoreksi tipis menunggu keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada hari ini. Selain The Fed, Bank of Japan juga akan mengumumkan kebijakan moneter terbaru pada esok hari.

The New York Federal Reserve kemarin mengatakan akan menggelar operasi repurchase agreement (repo) pada Rabu pagi, “Untuk membantu mempertahankan Federal Fund Rate dalam rentang target antara 2%-2,25%,” ungkap The Fed New York seperti dikutip Reuters.

Di tengah bursa saham yang bergerak mendatar, mata uang Asia pun hanya bergerak tipis-tipis. Jumlah mata uang masih melemah terhadap the greenback, seperti dolar Singapura, baht, dolar Hong Kong, dan yen. Sementara rupiah, ringgit, peso Filipina, dolar Taiwan, won, dan yuan offshore menguat terhadap dolar AS.

 

Sumber : kontan