Bodoh Jika TheFed Naikkan Suku Bunga | PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

1341adb1-0602-496c-993e-3355a5001880_169PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik The Federal Reserve (The Fed) jika menaikkan suku bunga pekan depan. Rencana kenaikan suku bunga acuan AS sudah gencar belakangan ini.

“Saya pikir itu tindakan yang bodoh, tapi apa yang bisa saya katakan?” terangnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/12/2018).

Trump menambahkan bahwa yang dibutuhkan AS saat adalah fleksibilitas suku bunga yang lebih rendah untuk mendukung perekonomian. Ia mengingatkan hal itu sebab saat ini AS sedang melakukan perang dagang dengan China.

“Kalian harus paham, kami melakukan perang dagang (dengan China) dan kami menang,” tambah Trump.

Gubernur The Fed Jerome Powell pernah menaikkan suku bunga. Presiden AS tersebut mengatakan kalau ia tidak senang dengan kenaikan suku bunga The Fed.

Trump pun berkomentar mengenai Powell sebagai Gubernur The Fed. Ia mengkritik kebijakan yang Powell pilih mengenai menaikkan suku bunga tersebut.

“Saya pikir dia pria yang baik. Saya pikir dia mencoba melakukan apa yang menurutnya terbaik. Saya tidak setuju dengannya, saya pikir dia terlalu agresif, terlalu agresif, sebenarnya terlalu agresif,” jelasnya.

Trump mencatat bahwa ada faktor-faktor lain di dunia dapat mempengaruhi ekonomi, termasuk rencana Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, yang dikenal sebagai Brexit, dan kerusuhan di Prancis yang memprotes Presiden Emmanuel Macron.

“Yah, banyak masalah di dunia ini, seperti Brexit, seperti Prancis, masalah besar di Prancis. Sangat mengejutkan melihat apa yang terjadi di Paris,” terang Trump.

 

Sumber : https://finance.detik.com