Biaya Hedging di Bursa China Turun ke Rekor Terendah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Biaya lindung nilai (hedging) terhadap risiko kerugian di exchange-traded fund (ETF) China terbesar di pasar AS telah turun ke rekor terendah pada optimisme bahwa stimulus yang dikucurkan oleh pemerintah China akan membantu mempertahankan pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua??dunia tersebut.

 

iShares, ETF China telah reli selama lima minggu terakhir atau gain sebesar 10 persen dalam kenaikan beruntun terpanjang dalam setahun terakhir, sementara penetapan harga opsi dalam dana tersebut mengindikasikan bahwa investor tidak terlalu khawatir terhadap kerugian di masa depan. Index Bloomberg China-US Equity dari saham-saham China yang paling banyak diperdagangkan di bursa AS naik 2 persen pada pekan lalu – kenaikan terbesar sejak Februari.

 

Saham-saham China kembali menjadi pilihan investor setelah pertumbuhan output industri dan penjualan ritel meningkat di bulan Mei, sementara kucuran pinjaman bank baru melampaui perkiraan analis. Para pembuat kebijakan di China telah mengambil langkah-langkah seperti menurunkan persyaratan cadangan modal untuk beberapa bank, memberikan keringanan pajak dan mempercepat belanja publik untuk menopang perekonomian yang tumbuh pada laju paling lambat dalam enam kuartal untuk periode Januari-Maret.(frk)

 

Sumber: Bloomberg