Bekerja Bentuk Penundaan Pekerjaan

bis651Tentunya Anda heran dengan judul tersebut. Mengapa bekerja dianggap sebagai bentuk dari penundaan pekerjaan? Bukankah bekerja sebagai bentuk aktivitas produktif bagi sebuah usaha? Memang benar demikian adanya, namun kembali harus dipertanyakan, apakah yang Anda kerjakan memang tugas yang harus Anda kerjakan?

Misalnya Anda harus menyelesaikan laporan pertanggung-jawaban atas kegiatan penjualan selama sebulan penuh. Alih-alih mengerjakan laporan tersebut, Anda malah membuat sebuah perencanaan penjualan untuk bulan depan. Salahkah? Tentu tidak salah, Anda melakukan sebuah perencanaan yang baik untuk kegiatan bulan depan. Tepatkah? Ini pertanyaan yang harus Anda jawab!

Anda mengerjakan sebuah pekerjaan lain yang memang sama produktifnya dengan pekerjaan yang harusnya Anda lakukan. Namun produktivitas yang Anda buat itu tidak tepat sasaran. Tidak sepenuhnya Anda dapat dipersalahkan, tapi Anda harus mengerjakan tugas awal, baru tugas lainnya.

Penundaan seperti ini yang sangat membahayakan. Memang tidak terlihat, karena tertutupi oleh kegiatan lain yang memberikan pula kontribusi produksi yang tidak kalah baiknya. Padahal tugas awal yang harus Anda kerjakan itu sama sekali tidak memberikan produktivitas apapun. Sadarilah hal ini masih kerap kita lakukan dan merasa bahwa semua baik-baik saja. Akan menjadi buruk ketika semuanya sudah terlambat. Lebih baik Anda membuat prioritas pekerjaan yang harus dikerjakan dan disiplin dalam mengerjakannya.

Camkan langkah berikut:

  • Buat skala prioritas terhadap tugas-tugas Anda.
  • Disiplin dalam mengerjakan tugas-tugas Anda.
  • Buatlah perencanaan pekerjaan dengan baik.
  • Bekerjalah dengan efektif dan efisien.
  • Jangan pernah tergoda mengerjakan pekerjaan lain sebelum pekerjaan awal selesai.
  • Lihatlah mitra kerja Anda yang berusaha mengerjakan tugasnya dengan baik.
  • Tugas Anda bukanlah beban, namun produktivitas yang menjadi kredit Anda.

– See more at: bisnisindeks