Begal Merajalela, Investor Pasar Modal Mulai Resah

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Aksi begal yang marak belakangan ini sudah mulai meresahkan masyarakat, tak terkecuali investor di pasar modal. Keamanan menjadi isu yang mulai menyedot perhatian.

Penasihat Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Airlangga Hartato menilai, aksi begal ini sudah menjadi fenomena nasional yang tidak hanya terjadi di Jakarta. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap investasi di Indonesia, termasuk di pasar modal.

images“Kalau saya lihat faktor keamanan sudah hilang. Ini kan fenomena nasional yang sudah terjadi di beberapa daerah di Pulau Jawa. Ini sudah meresahkan masyarakat, investor juga,” papar dia saat dihubungi detikFinance, Rabu (11/3/2015).

Airlangga menjelaskan, faktor keamanan menjadi hal utama investor mau menanamkan modalnya di suatu negara. Dengan maraknya aksi begal ini, investor menilai Indonesia tidak lagi aman.

“Kalau terus begini akan dianggap negara sudah tidak aman, jadi susah untuk investasi. Faktor keamanan tidak terjamin,” ucap dia.

Airlangga mengatakan, kepolisian sebagai penegak hukum perlu bertindak tegas mengatasi terjadinya aksi begal. Jangan sampai keresahan masyarakat terus melebar akibat kejadian ini.

“Tentunya kepolisian harus memberantas, tak ada otoritas lain. Sejauh ini belum ada pengaruh terhadap investor, tapi jangan sampai menunggu kejadian baru bertindak. Yang paling penting ciptakan kondisi aman di negara ini,” jelasnya.

Sumber : http://finance.detik.com