Banjir Pasokan, Harga Minyak Sentuh Level Terendah 11 Tahun

Banjir Pasokan, Harga Minyak Sentuh Level Terendah 11 TahunRIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) dan Brent menurun pada penutupan perdagangan Jumat akhir pekan lalu, setelah adanya rilis data kenaikan rig pengeboran minyak aktif Amerika Serikat.

Dilansir CNBC, Senin, 21 Desember 2015, penambahan jumlah rig pengeboran minyak aktif tersebut menyebabkan kekhawatiran banjirnya pasokan minyak mentah di pasar global.
Jumlah rig pengeboran minyak aktif di AS pada pekan lalu bertambah 17 menjadi 541 rig pengeboran minyak aktif. Padahal, jumlah itu jauh lebih rendah dibanding jumlah pada tahun lalu sebanyak 995 rig pengeboran minyak aktif.
Minyak AS alias WTI ditutup pada level US$34,73 per barel, atau turun 0,6 persen dibanding perdagangan sebelumnya. Harga minyak WTI sudah ditetapkan mengalami kerugian sepanjang dua tahun berturut-turut. Hal ini menjadi pertama kalinya untuk patokan harga minyak AS sejak 1998.
Harga minyak mentah jenis Brent turun 26 sen di posisi US$36,8 per barel. Banjirnya pasokan minyak menyebabkan harga minyak jenis Brent pada pekan lalu berada di level terendah dalam 11 tahun.
Para pedagang saat ini sedang mempersiapkan diri dengan perkiraan harga minyak mentah dunia bakal lebih rendah lagi pada tahun depan.
“Perkembangan terakhir dari sisi pasokan minyak mentah di pasar global menunjukkan ke arah kelebihan pasokan. Hal ini akan memberikan tekanan pada harga minyak, dan diperkirakan bisa membawa ke level di bawah US$25 per barel,” kata Andurand, pemilik Andurand Capital Management.
Sumber : http://bisnis.news.viva.co.id