Author Archives: rifan financindo

Harga Minyak Mengalami Penguatan

RIFAN FINANCINDO – Harga minyak pada perdagangan Rabu (10/4) waktu Amerika Serikat (AS) menguat lebih dari 1 persen. Penguatan terjadi menyusul data penurunan stok bensin lebih besar dibandingkan kenaikan stok minyak mentah AS. Selain itu, penguatan juga disebabkan oleh pengetatan pasokan minyak mentah Venezuela. Dilansir dari Reuters, Kamis (11/4), harga minyak mentah berjangka acuan Brent naik US$1,12 atau 1,59 persen menjadi US$71,73 per barel. Selama sesi perdagangan berlangsung, Brent sempat menyentuh level US$71,78 per barel, tertinggi untuk lima bulan terakhir.

Bursa Saham China merosot

RIFAN FINANCINDO – Saham-saham pada Bursa China dibuka lebih rendah pada Rabu pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,46 persen menjadi diperdagangkan di 3.224,65 poin. Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di buras kedua China, dibuka 0,32 persen lebih rendah menjadi diperdagangkan pada 10.403,24 poin. Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,76 persen menjadi dibuka pada 1.727,97 poin.   Sumber : www.antaranews.com

Rupiah Menguat terhadap Dolar AS

RIFAN FINANCINDO – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung menguat pada Selasa pekan ini. Hal ini didukung sentimen internal dan eksternal. Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (9/4/2019), rupiah menguat 0,12 persen ke posisi 14.149 per dolar AS. Pada pembukaan perdagangan, rupiah menguat 12 poin ke posisi 14.155 per dolar AS dari penutupan perdagangan kemarin 14.167 per dolar AS. Pada perdagangan Selasa pagi ini, rupiah bergerak di kisaran 14.146-14.155 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot

Donald Trump mempolitisasi The Fed

RIFAN FINANCINDO – Bank sentral Amerika Serikat kerap menghadapi kecaman dari presiden negara tersebut. Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa The Fed sedang dipolitisasi oleh Donald Trump. Dilansir dari AFP, sejumlah ekonom mengungkapkan kekhawatirannya tentang perbuatan Trump terhadap The Fed. Bukan hanya desakannya untuk kembali menurunkan suku bunga, tetapi juga karena menempatkan dua orang kepercayaannya di posisi penting bank sentral tersebut. Trump menunjuk Stephen Moore yang merupakan mantan penasihat kampanye Trump untuk duduk di Dewan Gubernur The Fed. Satu lagi, ia

« Older Entries Recent Entries »