Author Archives: rifan financindo

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Harga Emas Antam Rontok Rp4.000/gr

PT. RIFAN FIANCINDO BERJANGKA – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk tercatat turun Rp4.000 menjadi Rp650.000 per gram pada hari ini, Rabu (16/5). Sementara, harga pembelian kembali (buyback) dipatok sebesar Rp578.000 per gram. Pada perdagangan hari sebelumnya, harga jual emas batangan Antam dipatok Rp654.000/gram, sedangkan harga beli dipatok Rp585.000/gram. Emas batangan Antam dijual dalam berbagai ukuran, mulai dari satu gram hingga 500 gram. Harga emas per gram pun berbeda untuk setiap ukuran emas. Berdasarkan situs logammulia.com, emas batangan Antam dengan

PT RIFN FINANCINDO BERJANGKA | Rupiah Bakal Kembali Perkasa di Akhir 2018

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Nilai tukar tupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menguat di akhir tahun. Angka ekspor nasional yang terus membaik akan menjaga rupiah dari pelemahan ke level yang lebih dalam. Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro menjelaskan, saat ini pasar keuangan tengah bergejolak dikarenakan kebijakan Bank Sentral Amerika SerikatĀ  atau the Federal Reserve (the Fed) yang terus melakukan normalisasi kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga. Imbas dari aksi tersebut, rupiah mengalami tekanan

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Indeks BEI merosot 31,49 poin

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sentimen negatif eksternal memicu indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) merosot 31,49 poin 31,49 poin atau 0,53 persen menjadi posisi 5.925,33 poin pada pembukaan bursa Senin pagi, sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 6,90 poin (0,72 persen) menjadi 955,10. Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan dampak dari memanasnya kondisi geopolitik di Timur Tengah menjadi tantangan bagi pasar saham global, dan ikut mempengaruhi pergerakan

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Pemerintah dan BI Terus Jaga Gerak Inflasi

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mencermati pergerakan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp14.000 per USD. Salah satu yang terus dipantau yakni dampak pelemahan mata uang Garuda terhadap tingkat inflasi, terutama yang berasal dari barang-barang impor. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, sepanjang kuartal pertama barang impor yang masuk ke Tanah Air nilainya melebihi ekspor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat impor tumbuh 12,75 persen dibandingkan

« Older Entries Recent Entries »