Author Archives: rifan financindo

Brexit dan Data AS Bikin Rupiah Lesu

RIFAN FINANCINDO – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.946 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Rabu (17/7) pagi. Posisi rupiah melemah 0,08 persen dibandingkan penutupan Selasa (16/7) yakni Rp13.936 per dolar AS. Pagi hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,02 persen, ringgit Malaysia melemah 0,06 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,28 persen. Hanya dolar Hong Kong saja yang tercatat menguat terhadap

AS khawatir dengan mata uang kripto Libra

RIFAN FINANCINDO – Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan kepada konferensi pers di Gedung Putih pada Senin (15/7/2019) bahwa pemerintah memiliki “kekhawatiran sangat serius” tentang potensi risiko keamanan nasional yang mungkin ditimbulkan oleh mata uang kripto Libra Facebook terhadap sistem keuangan AS. Mnuchin mengatakan bahwa sejak pengumuman bulan lalu dibuat oleh konsorsium yang dipimpin oleh anak perusahaan Facebook bahwa mata uang kripto bernama Libra sedang dalam pengembangan, “Departemen Keuangan telah menyatakan kekhawatiran yang sangat serius bahwa Libra dapat disalahgunakan oleh

Harga Minyak Menguat Sepangjang Pekan Lalu

RIFAN FINANCINDO – Harga minyak dunia menguat sepanjang pekan lalu, dipicu berhentinya sebagian aktivitas produksi minyak di wilayah Teluk Meksiko, Amerika Serikat (AS) akibat Badai Tropis Barry. Dilansir dari Reuters, Senin (15/7), harga minyak mentah berjangka Brent pada penutupan perdagangan Jumat (12/7) tercatat US$66,72 per barel atau menguat 4 persen sepanjang pekan lalu. Kenaikan harga juga terjadi pada harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) sebesar 4,7 persen menjadi US$60,21 per barel. Pada pekan sebelumnya, kedua harga minyak

Suku Bunga AS Siap Turun, Harga Emas Naik

RIFAN FINANCINDO – Harga emas naik setelah bank sentral Federal Reserve Amerika Serikat (AS) mengindikasikan siap memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam satu dekade di tengah perlambatan ekonomi global. Berdasarkan data Bloomberg, spot emas menguat 0,6 persen ke level US$1.427,23 per ounce sebelum menyentuh level 1.425,02 pada Rabu (10/7/2019) pukul 09.02 pagi waktu Singapura. Pada saat yang sama, Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,1 persen. Emas bahkan tercatat sempat mencapai posisi 1.439,21 pada 25 Juni, level tertingginya sejak

« Older Entries